{"id":72,"date":"2026-06-17T10:15:29","date_gmt":"2026-06-17T10:15:29","guid":{"rendered":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72"},"modified":"2026-06-17T10:21:29","modified_gmt":"2026-06-17T10:21:29","slug":"menjadi-jangkar-anak-tercinta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72","title":{"rendered":"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-small-font-size wp-block-paragraph\">(<em>Ringkasan Webinar Orang Tua Mahasiswa ITB<\/em>:<em> Menjadi Orang Tua Mahasiswa Di Era Transformasi Digital<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menyaksikan buah hati tumbuh dewasa dan melangkah memasuki gerbang perguruan tinggi adalah sebuah kebanggaan sekaligus tantangan batin tersendiri. Peralihan status dari siswa menjadi mahasiswa merupakan titik transisi psikologis yang luar biasa. Dahulu, bimbingan penuh selalu diberikan pada setiap pijakan anak. Namun kini, di tengah gemuruh era digital dan disrupsi kecerdasan buatan (Gen-AI), lanskap kehidupan telah berubah wujud. Kecerdasan buatan menawarkan ilusi kemandirian berupa jawaban instan dan hasil yang serba cepat. Di sinilah letak ujian terbesar bagi figur orang tua, <em>\u201cbagaimana cara mendampingi tanpa mengekang, serta mengontrol dan mendukung tanpa melumpuhkan potensi anak?\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghadapi realita yang melaju kencang ini, terselip satu tuntutan esensial yang pantang diabaikan, yaitu kewajiban orang tua untuk terus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Penting untuk disadari bahwa situasi dan tantangan yang dihadapi mahasiswa saat ini sangatlah berbeda dengan zaman orang tua di masa lampau. Generasi muda saat ini lahir, tumbuh, dan bernapas di dalam ekosistem digital, internet, dan kecerdasan buatan. Mereka adalah generasi yang memiliki pengalaman bersosialisasi dengan teman <em>virtual<\/em>, guru digital, hingga berinteraksi dengan <em>bot<\/em> atau <em>avatar<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"849\" height=\"464\" src=\"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-73\" srcset=\"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png 849w, https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3-300x164.png 300w, https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3-768x420.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 849px) 100vw, 849px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika pendekatan pengasuhan lawas terus dipaksakan tanpa adanya kemauan untuk memahami dunia mereka, kesenjangan adopsi teknologi hanya akan mendorong mahasiswa untuk semakin menutup diri ke dalam dunia maya personal mereka. Pendekatan pengasuhan wajib beradaptasi dengan dua perubahan masif yang terjadi bersamaan: transformasi status kedewasaan anak dan transformasi digital itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak ketakutan muncul saat melepas generasi muda ke dunia yang penuh ketidakpastian ini. Wajar jika muncul dorongan kuat untuk terus melindungi dan memantau setiap detail kehidupan anak, sebuah pola pengasuhan bernama <em>helicopter parenting<\/em>. Namun, perlindungan yang terlalu ketat justru berisiko menghambat kemandirian, memicu krisis identitas, dan mencabut kesempatan anak membangun ketahanan mental saat menghadapi kegagalan. Ada pengingat tajam yang harus menjadi perhatian, <em>&#8220;Jangan siapkan jalan untuk anak. Siapkan anak untuk jalan&#8221;<\/em>. Jika jalan selalu dibuat mulus, mahasiswa hanya akan tumbuh menjadi pribadi yang rapuh (<em>fragile<\/em>), padahal realita zaman menuntut lahirnya sosok tangguh yang <em>antifragile<\/em>, pribadi yang justru tumbuh semakin kuat dan bijak ketika ditempa oleh tekanan, kekacauan, dan kegagalan nyata di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada era di mana AI dengan mudah mengambil alih urusan hafalan teori (<em>Knowing<\/em>) dan pekerjaan repetitif (<em>Doing<\/em>), kekuatan sejati seorang sarjana terletak pada kapasitas untuk menjadi manusia seutuhnya (<em>Being<\/em>). Sentuhan manusiawi seperti empati, nurani, dan intuisi adalah wilayah suci yang tidak akan pernah bisa direplikasi oleh mesin mana pun. Oleh karena itu, masa kuliah bukanlah sekadar arena mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) setinggi mungkin. Dunia kampus dan organisasi kemahasiswaan adalah sebuah <em>&#8220;Laboratorium Being&#8221;<\/em>, tempat karakter sejati ditempa melalui ruang perdebatan, resolusi konflik dengan rekan kerja, rasa patah hati, hingga keberhasilan bangkit dari guncangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"824\" height=\"449\" src=\"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-74\" srcset=\"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri2.png 824w, https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri2-300x163.png 300w, https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri2-768x418.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 824px) 100vw, 824px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar mahasiswa bisa terbang bebas mencapai potensi puncak sesuai harapan, peran orang tua wajib bergeser dari sosok pengawas yang memberikan instruksi ketat menjadi mitra strategis yang berlandaskan otonomi dan dialog. Berikut adalah panduan langkah inspiratif melalui kerangka kerja 3M agar mahasiswa dapat tumbuh kembang dengan optimal:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Memahami Tanpa Menghakimi (<em>Empathy Over Judgment<\/em>).<\/strong> Saat mendapati anak tampak mengurung diri atau terus-menerus menatap layar gawai, hindari langsung memberikan label negatif seperti <em>&#8220;malas&#8221;.<\/em> Cobalah meluaskan empati dan menyadari bahwa tuntutan kurikulum sering kali memicu keletihan mental akademik (<em>digital burnout<\/em>) dan kelelahan visual (<em>screen fatigue<\/em>). Pahami terlebih dahulu tekanan tersebut dengan hati terbuka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Membebaskan dan Memberi Ruang Otonomi (<em>Guiding Autonomy<\/em>).<\/strong> Berikan kepercayaan penuh kepada anak untuk memegang kemudi atas arah hidup yang dituju. Hindari tindakan invasif yang melanggar privasi, seperti memeriksa gawai secara diam-diam. Biarkan proses jatuh dan berjuang terjadi secara mandiri, karena dari titik terendah itulah resiliensi, nalar kritis, dan kekuatan inovasi dapat mekar dengan subur. Dukungan otonom terbukti secara signifikan membawa performa belajar yang jauh lebih positif di era digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>3. Menjadi Jangkar Emosional (<em>Safe Haven<\/em>).<\/strong> Jadikan kehangatan rumah dan ruang keluarga sebagai tempat berlabuh paling aman, yang terbebas dari bayang-bayang tuntutan kesempurnaan akademik. Daripada menginterogasi seputar nilai ujian, sapalah nurani anak dengan pertanyaan lembut, <em>&#8220;Bagaimana kondisimu hari ini?&#8221;<\/em>. Dukungan emosional dan kesediaan untuk mendengar aktif jauh lebih esensial dibandingkan memberikan doktrin atau instruksi langsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">AI diciptakan khusus dengan orientasi pada hasil akhir yang cepat, cermat, dan hemat. Sebaliknya, esensi utama menjadi seorang manusia adalah menghargai proses, pertumbuhan, dan perjalanan panjang. Menyongsong masa depan tidak hanya menuntut keberanian dari mahasiswa untuk tumbuh dewasa, tetapi juga menuntut keberanian besar dari orang tua untuk terus belajar, beradaptasi, dan perlahan melepaskan genggaman. Saat kemerdekaan berekspresi diberikan bersamaan dengan kehangatan cinta tanpa syarat, anak pasti akan mengepakkan sayap lebar-lebar, terbang membelah badai disrupsi teknologi, dan mendarat dengan gagah sebagai manusia pembawa perubahan yang utuh dan tak tergantikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi: (1). Paparan Dr. Afra Hafny Noer, S. Psi., M. Sc.; (2) Paparan Dwi Santoso, S.Sn.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Ringkasan Webinar Orang Tua Mahasiswa ITB: Menjadi Orang Tua Mahasiswa Di Era Transformasi Digital) Menyaksikan buah hati tumbuh dewasa dan melangkah memasuki gerbang perguruan tinggi adalah sebuah kebanggaan sekaligus tantangan batin tersendiri. Peralihan status dari siswa menjadi mahasiswa merupakan titik transisi psikologis yang luar biasa. Dahulu, bimbingan penuh selalu diberikan pada setiap pijakan anak. Namun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-72","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan - Olahrasa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan - Olahrasa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Ringkasan Webinar Orang Tua Mahasiswa ITB: Menjadi Orang Tua Mahasiswa Di Era Transformasi Digital) Menyaksikan buah hati tumbuh dewasa dan melangkah memasuki gerbang perguruan tinggi adalah sebuah kebanggaan sekaligus tantangan batin tersendiri. Peralihan status dari siswa menjadi mahasiswa merupakan titik transisi psikologis yang luar biasa. Dahulu, bimbingan penuh selalu diberikan pada setiap pijakan anak. Namun [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Olahrasa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-17T10:15:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-17T10:21:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"849\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"464\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/58cdfe486a6a1df4431e3ce45daa9259\"},\"headline\":\"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan\",\"datePublished\":\"2026-06-17T10:15:29+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-17T10:21:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72\"},\"wordCount\":775,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/gambar_mandiri3.png\",\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72\",\"url\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72\",\"name\":\"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan - Olahrasa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/gambar_mandiri3.png\",\"datePublished\":\"2026-06-17T10:15:29+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-17T10:21:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/58cdfe486a6a1df4431e3ce45daa9259\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/gambar_mandiri3.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/gambar_mandiri3.png\",\"width\":849,\"height\":464},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?p=72#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/\",\"name\":\"Olahrasa\",\"description\":\"Olah pikir, olah rasa, olah kata\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/58cdfe486a6a1df4431e3ce45daa9259\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/df5336ec34fa4837f3fd23964b9c01159982b5c1fb9f3652f42063bda5a18186?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/df5336ec34fa4837f3fd23964b9c01159982b5c1fb9f3652f42063bda5a18186?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/df5336ec34fa4837f3fd23964b9c01159982b5c1fb9f3652f42063bda5a18186?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/olahrasa.com\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan - Olahrasa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan - Olahrasa","og_description":"(Ringkasan Webinar Orang Tua Mahasiswa ITB: Menjadi Orang Tua Mahasiswa Di Era Transformasi Digital) Menyaksikan buah hati tumbuh dewasa dan melangkah memasuki gerbang perguruan tinggi adalah sebuah kebanggaan sekaligus tantangan batin tersendiri. Peralihan status dari siswa menjadi mahasiswa merupakan titik transisi psikologis yang luar biasa. Dahulu, bimbingan penuh selalu diberikan pada setiap pijakan anak. Namun [&hellip;]","og_url":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72","og_site_name":"Olahrasa","article_published_time":"2026-06-17T10:15:29+00:00","article_modified_time":"2026-06-17T10:21:29+00:00","og_image":[{"width":849,"height":464,"url":"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/olahrasa.com\/#\/schema\/person\/58cdfe486a6a1df4431e3ce45daa9259"},"headline":"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan","datePublished":"2026-06-17T10:15:29+00:00","dateModified":"2026-06-17T10:21:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72"},"wordCount":775,"image":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png","inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72","url":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72","name":"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan - Olahrasa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png","datePublished":"2026-06-17T10:15:29+00:00","dateModified":"2026-06-17T10:21:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/#\/schema\/person\/58cdfe486a6a1df4431e3ce45daa9259"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/olahrasa.com\/?p=72"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72#primaryimage","url":"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png","contentUrl":"https:\/\/olahrasa.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/gambar_mandiri3.png","width":849,"height":464},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/olahrasa.com\/?p=72#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/olahrasa.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Merawat Kemandirian dan Menempa Pribadi Antifragile Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/olahrasa.com\/#website","url":"https:\/\/olahrasa.com\/","name":"Olahrasa","description":"Olah pikir, olah rasa, olah kata","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/olahrasa.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/olahrasa.com\/#\/schema\/person\/58cdfe486a6a1df4431e3ce45daa9259","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/df5336ec34fa4837f3fd23964b9c01159982b5c1fb9f3652f42063bda5a18186?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/df5336ec34fa4837f3fd23964b9c01159982b5c1fb9f3652f42063bda5a18186?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/df5336ec34fa4837f3fd23964b9c01159982b5c1fb9f3652f42063bda5a18186?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/olahrasa.com"],"url":"https:\/\/olahrasa.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/72","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=72"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/72\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79,"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/72\/revisions\/79"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=72"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=72"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/olahrasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=72"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}